Jakarta, Aktual.co —Tidak adanya kehadiran petugas kepolisian di jam-jam rawan kejahatan, mengakibatkan geng motor di wilayah Jakarta Timur semakin merajalela.
Aksi brutal geng motor kembali memakan korban di Jalan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Raya, Makassar, Jakarta Timur, dini hari tadi pukul 03.00Wib.
Mumuh Maulana, 30 tahun, mengalami luka parah akibat dibacok celurit oleh sekelompok geng motor yang menyerangnya tanpa alasan jelas.
Padahal sejak pukul 24.00Wib bersama 19 kawan-kawannya, petugas kebersihan pekerja harian lepas Sudin Kebersihan Jakarta Timur itu tengah membersihkan sampah sisa perayaan tahun baru.
Malang bagi Mumuh, saat teman-temannya berhasil menyelematkan diri lari kocar-kacir, langkahnya justru tertahan saat punggungnya terkena sabetan celurit.
Parahnya, meski sudah tersungkur, pelaku yang belum diketahui identitasnya justru terus menjadikannya sebagai bulan-bulanan dan membacok kepala korban. Puas melakukan aksinya, pelaku kabur ke arah Cipayung. Meninggalkan korban yang tersungkur bersimbah darah.
Usai gerombolan pelaku pergi, barulah teman-teman korban yang bersembunyi di saluran air, Masjid At Tien, dan Padepokan Pencak Silat, berani untuk keluar dan melakukan pertolongan. Mumuh kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pondok Gede.
Dari informasi yang didapat, Kapolsek Cipayung, Kompol Cecep Subagia, saat dikonfirmasi mengenai kejadian itu justru mengaku belum tahu. Kata dia, tidak ada laporan masuk dari masyarakat mengenai kasus ini.
Artikel ini ditulis oleh:















