Jakarta, Aktual.co — Pemerintahan Jokowi-JK mendapat rapor merah atas kinerja nya selama enam bulan. Raport merah tersebut juga tak lepas dari kinerja Menteri kabinet kerja.
Beberapa dianggap menyeleweng dari Nawacita. Salah satunya, di sektor ekonomi yang dinilai tidak stabil dengan harga BBM yang naik turun.
Secara tidak langsung menunjuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral yang diragukan kinerjanya.
Anggota Komisi VII Bambang Wuryanto memberi ‘tanda tanya’ pada Menteri ESDM Sudirman Said dengan kemampuannya mengurusi minyak dan gas.
“Mohon maaf Soedirman Said kromosomnya itu akuntan. Hobi nya mengaudit. Tapi sebagai menteri dia harus pandang kedepan. Sejujurnya saya ‘Question Mark’ dengan dia karena ruhnya dan kromosomnya bukan minyak dan gas,” ujar Bambang di DPR, Jakarta, Selasa (28/4).
Menurutnya, memang pemilihan dan pergantian menteri adalah hak prerogatif presiden. Namun, secara pribadi ia mempertanyakan kapasitas Sudirman Said sebagai Menteri ESDM.
“Jadi saya beri Question Mark terhadap kapasitas dan track record- nya,” tutupnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















