Jakarta, Aktual.co — Polres Metro Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan berkoordinasi dengan kepolisian Tiongkok untuk bisa memeriksa SY alias ZZ (26), yang mengaku jadi korban perkosaan oknum anggota Aviation Security.
“Kita masih melakukan upaya-upaya berkoordinasi dengan Kedubes dan kepolisian Tiongkok,” kata Kapolres Bandara Internasional Soekarno-Hatta Kombes Pol CH Pattopoi, Selasa (30/13).
Dia mengatakan, hal tersebut dilakukan karena korban sudah pulang ke negaranya. Sehingga bisa memeriksa dan melakukan visum terhadap korban. “Tetapi tetap kita junjung azas praduga tak bersalah.” Selain itu, kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Sementara terkait penahanan terhadap tersangka R dan B belum dilakukan.
“Kita masih menunggu bukti yang cukup untuk menahan tersangka, seperti keterangan dan visum korban.”
Kasat Reskrim Polres Bandara Internasional Soekarno-Hatta AKP Ashari Kurniawan ketika ditanya terkait adanya uang Rp 302.000 diberikan dua tersangka kepada korban usai persetubuhan di Hotel POP, mengaku pihaknya belum memastikan apakah uang itu merupakan transaksi atau bukan.
“Memang tersangka mengaku memberikan uang tapi kan kegunaannya tidak tahu. Kita masih akan terus mendalami kasus ini,” kata dia.
Artikel ini ditulis oleh:
Wisnu

















