Jakarta, Aktual.co — Polres Palu tengah menyiapkan tiga tim khusus untuk menangani pencurian kendaraan bermotor di wilayahnya yang selama ini paling menonjol.
“Tugas-tugas  setiap tim sudah ada, tinggal pelaksanaan di lapangan,” kata Kepala Polres Palu AKBP Basya Radyananda di Palu, Senin (12/1).
Tim yang akan dibentuk itu, bertujuan untuk menekan jumlah kasus pencurian sepeda motor di Kota Palu, namun dia berharap masyarakat tetap waspada ketika memarkir kendaraannya agar tidak dicuri orang.
Pada awal Januari 2015, Polres Palu menangkap seorang pencuri sepeda motor di Kabupaten Parigi Moutong dengan barang bukti sebanyak 10 sepeda motor berbagai jenis. 
Polres Palu mencatat sepanjang 2014 terjadi 776 kasus pencurian sepeda motor. “Ini berarti setiap hari ada dua sepeda motor yang hilang di Kota Palu,” kata mantan Kepala Polres Palu AKBP Trisno Rahmadi pada beberapa waktu lalu.
Kasus pencurian sepeda motor merupakan kasus paling menonjol di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) selama 2014. Polisi menduga jumlah kasus itu bisa lebih banyak karena mungkin ada kasus pencurian motor yang tidak dilaporkan warga ke polisi.
Selama penanganannya, penyidik Polres Palu telah menangkap 32 tersangka kasus tersebut dengan menyita sebanyak 79 barang bukti sepeda motor berbagai jenis.
Modus pencurian sepeda motor di wilayahnya dilakukan secara beragam, misalnya berpura-pura menumpang, kemudian merampas sepeda motor, meniru kunci asli, merampas atau mencuri saat pemiliknya lalai.
Basya meminta masyarakat untuk lebih waspada saat menaruh sepeda motor agar tidak mudah diambil orang lain. “Kalau bisa dikunci ganda agar lebih aman,” kata Basya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu