Pasukan United Nations Missions in Darfur (UNAMID) Sudan Tengah Bertugas

Jakarta,Aktual.Com- Polri mengirim tim Divisi Hubungan Internasional untuk membantu proses advokasi kepulangan pasukan perdamaian PBB asal Indonesia yang tergabung dalam Formed Police Units (FPU) ke VIII yang tertahan di Sudan.

Kabag Penum Divis Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, Polri telah mengirimkan lima hingga enam orang tim advokasi ke Sudan untuk membantu proses hukum pasukan FPU ke VIII yang kini berada di transit camp dekat Bandara Al Fashir.

“Pertama kita sudah melaporkan ini ke kedubes kita di Sudan. Lalu kita akan meminta UNAMID untuk melakukan investigasi secara fakta,” kata Martinus di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (24/1).

Pengiriman anggota Polri dari Divisi Hubungan Internasional ini merupakan tanggapan atas hasil komunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Sudan.

“Tanggapan atas kasus ini, mereka menyampaikan untuk segera mengirim personil kesana untuk membantu secara hukum maupun memastikan bahwa mereka tidak bersalah dan kembali,” tukasnya.

Diketahui, otoritas setempat menemukan sejumlah tumpukan barang yang berada sekira 10 meter dari koper pasukan FPU di Bandara Al Fashir, Sudan, pada Jumat 20 Januari 2017 ketika dilakukan pemeriksaan X Ray. Isi tumpukan barang itu sekira 90 senjata api

Artikel ini ditulis oleh:

Bawaan Situs