Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum PPP M Romahurmuziy mengaku tidak ada pembicaraan antara partainya dengan Joko Widodo terkait calon menteri yang akan mengisi kabinet Jokowi-Jusuf Kalla.
“Tidak ada pembicaraan tentang kursi menteri (dengan Jokowi),” kata Romahurmuziy, di gedung Parlemen, Jakarta, Senin (20/10).
Dia mengatakan keputusan Muktamar VIII PPP di Surabaya memberikan dukungan kepada pemerintahan Jokowi-JK atas keberlanjutan politik amar ma’ruf nahi munkar.
Menurutnya, alasan PPP bergabung dalam pemerintahan Jokowi-JK adalah mendapatkan peluang menjalankan politik amar ma’ruf nahi munkar PPP.
“PPP menilai ketika kami berada di dalam pemerintahan, maka kami bisa lebih banyak berbuat ketimbang hanya di parlemen,” kata dia.
Namun di parlemen, PPP akan tetap berbuat dan bertindak sesuai dengan fungsi serta alat kelengkapan yang ada.
Romy menegaskan PPP tidak mengajukan nama kadernya sebagai calon menteri kepada Jokowi saat pertemuannya dengan Presiden RI ketujuh itu pada, Sabtu (18/10) malam.
“Sabtu (18/10) kami lapor tentang hasil Muktamar VIII PPP di Surabaya yang memastikan dukungan PPP pada KIH,” kata dia.

()

()