Jakarta, Aktual.co — Presiden Federasi sepakbola Asia (AFC), Salman Bin Ebrahim Al Khalifa, berharap pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kemenpora, bisa mengerti aturan independensi PSSI yang telah ditetapkan oleh FIFA dalam statutanya.
“Stabilitas sebuah Federasi di setiap negara anggota AFC, harus dijaga. Saya berharap, mudah-mudahan pemerintah Indonesia mengerti independensi yang diharuskan FIFA kepada anggotanya,” ujar Salman kepada perwakilan PSSI di Bahrain, seperti dikutip dari situs resmi PSSI, Rabu (29/4).
Perwakilan PSSI di Bahrain adalah, Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti, Wakil Ketua Umum PSSI Hinca Pandjaitan dan Acting Sekjen PSSI, Azwan Karim. Mereka di sana untuk mengikuti Kongres AFC ke-26 yang akan diselenggarakan pada Kamis (30/4).
Salman menambahkan, AFC sangat mendukung penuh semua program yang dijalankan PSSI, apalagi dengan kepengurusan baru sekarang.
Seperti diketahui, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga, memberikan sanksi kepada PSSI berupa pembekuan organisasi.
Pembekuan itu dilakukan Menpora Imam Nahrawi melalui surat yang ditandatangani tertanggal 17 April, sehari sebelum penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI.
Dengan demikian, Kemenpora tak mengakui keberadaan PSSI sekaligus tak mengakui setiap kegiatan yang dilakukan oleh PSSI.
Artikel ini ditulis oleh:














