Jakarta, Aktual.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Jokowi menyerahkan bantuan modal kerja (BMK) kepada para pedagang kaki lima (PKL) dan bantuan tunai langsung (BTL) kepada para pedagang Pasar Sila, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (29/12).

Presiden memulai rangkaian hari kedua kunjungan kerja di NTB dengan meninjau dan menyapa para pedagang dan masyarakat di pasar tersebut, kemudian membagikan bantuan sosial (bansos).

Sebagaimana keterangan Biro Pers Sekretariat Presiden diterima di Jakarta, Kamis, salah satu pedagang pasar, Nurinayah, mengatakan Presiden Jokowi berpesan kepadanya untuk mempergunakan bantuan tersebut sebagai tambahan modal usaha.

“Katanya (Presiden), Rp1.200.000 pergunakan sebaik mungkin untuk tambahan modal usaha,” ujar Nurinayah.

Dia mengaku senang dan mengucapkan terima kasih atas bantuan modal usaha yang telah diberikan oleh pemerintah. Dia juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran Presiden Jokowi dan Iriana di kampung halamannya.

“Terima kasih Bapak Jokowi sudah kasih ini (bantuan) dan sudah mau datang ke kampung kami ke Bima. Semoga Pak Jokowi sehat selalu beserta keluarga,” kata Nurinayah.

Senada, warga Bima yang berkesempatan berswafoto bersama presiden, Lisa, juga turut menyampaikan rasa senang bertemu dengan Presiden. Lisa juga menyampaikan harapannya bagi kemajuan Bima.

“Terima kasih Pak Jokowi, terima kasih sudah datang ke Bima. Semoga lebih baik lagi rakyat Bima sama lingkungan semuanya,” kata Lisa.

Sementara itu, warga Bima lain yang hadir ke Pasar Sila, Leni berharap Presiden dapat kembali mengunjungi Bima. Selain itu, Leni juga berharap pemerintah dapat memperhatikan masalah pertanian yang ada di Bima.

“Harapan sebagai rakyat Bima agar Bima bisa dilihat sama Pak Jokowi. Masyarakat Bima butuh masalah jagung, naikkan harga jagung. Harga petaninya harus dinaikkan,” ucapnya.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana di Pasar Sila yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur NTB Zulkieflimansyah, dan Bupati Bima Indah Dhamayanti Putri.

(Warto'i)