Jakarta, Aktual.co — Sebagai upaya pemerataan pembangunan, Pemerintahan Jokowi-JK melalui Kementerian Desa, Percepatan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi mencanangkan program transmigrasi 4 juta orang per tahun. Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Marwan Jafar , di Jakarta, Senin (27/4) mengemukakan, fokus wilayah tujuan transmigrasi adalah wilayah perbatasan seperti Kalimantan Utara dan Kalimantan Barat.
“Di Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, terutama di daerah perbatasan yang itu menjadi titik fokus kita,” katanya usai menghadiri acara Rembuk Nasional di Gedung Bappenas, Jakarta, Senin (27/4)
Dalam hal ini, lanjut Marwan, pihaknya tengah melakukan komunikasi intensif bersama Kementerian dan lembaga terkait yang juga tengah memusatkan programnya di kawasan perbatasan, pedalaman dan wilayah terluar Indonesia, dalam rangka mempersiapkan wiliayah tujuan transmigrasi yang dimaksud. “Kita nggak jalan sendiri-sendiri, program transmigrasi tersebut akan bersinergi dengan program kementerian lainnya,” paparnya.
Dan demi terlaksananya program pemerintahan Kabinet Kerja 2015-2019 tersebut, kata Marwan, pemerintah akan menganggarkan dana sekitar Rp 1,4 Triliun dalam APBN. “Rp 1,4 triliun dalam APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara),” katanya.
Dana tersebut, jelas Marwan, akan digunakan untuk transportasi pemindahan masyarakat ke wilayah tujuan serta untuk biaya pembinaan awal, sebesar Rp 3,5 juta/bulan selama 18 bulan. “Mereka itu kan dipindahkan mereka juga butuh hidup. Sementara di tempat baru mereka belum punya pekerjaan. Makanya ibaratnya kita beri mereka modal hidup dulu selama 18 bulan. Setiap bulan nilainya Rp 3,5 juta per orang,” katanya..
Artikel ini ditulis oleh:

















