Bandung, Aktual.com — Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung, Ahmad Nugraha, menyayangkan pernyataan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang mengajak masyarakat memboikot Kebun Binatang Bandung.

Menurutnya, kurang pantas seorang pejabat negara melakukan ajakan pemboikotan, seperti yang dilakukan Ridwan Kamil melalui akun instagramnya belum lama ini. Seharusnya, wali kota melakukan dialog atau komunikasi yang lebih elegan dibanding memprovokasi boikot Kebun Binatang.

“Kebun binatang ini kan fasilitas publik, media edukasi untuk pengunjung terhadap ragam koleksi satwa yang ada. Kalau benar-benar diboikot, satwa-satwa akan terlantar dan semakin tidak terkelola. Kedepannya, bagaimana dengan kondisi satwa itu sendiri? jangan tambah masalah,” kata Ahmad, melalui sambungan telepon, Senin (16/5).

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, sambungnya, memiliki kewenangan dalam memberikan bantuan anggaran. Dia mengusulkan agar Pemkot lebih memberikan program guna kelangsungan peningkatan pelayanan kebun binatang.

“Ada kewenangan untuk memberikan anggaran. Kasih saja program seperti pelatihan, pembinaan dan manajemen supaya pengelolaan kebun binatang lebih baik,” ucapnya.

Dijelaskan, cara yang mungkin dapat ditempuh oleh pemerintah adalah memfasilitasi Kebun Binatang Bandung melalui kerjasama dengan pihak lain guna peningkatan kualitas. Hal itu mungkin saja dilakukan mengingat Ridwan Kamil punya kolega, dalam hal ini pihak-pihak yang bisa menjadi investor.

“Pak wali kan jaringannya cukup baik. Saya kira dengan kerjasama dengan kebun binatang di luar negeri bisa memberi masukan yang lebih baik, dari manajemen, administasi sampai pemberian pakan,” ucapnya.

Bukan hanya kerugian buat satwa atau pengelola kebun binatang, jika terjadi pemboikotan akan membuat kerugian terhadap pihak lain. Salah satunya, para pedagang yang menggantungkan hidupnya dari Kebun Binatang Bandung selama berpuluh-puluh tahun.

“Harus dipertegas kembali boikot itu dalam hal apa, kalau ketakutan terjangkit penyakit, ini harus ditelaah kembali,” katanya.

Seperti diketahui, melalui akun @ridwankamil, sang wali kota mengajak memboikot kebun binatang melalui hastage #BoikotBonbinBDG. Pria yang karib disapa Emil ini menulis dalam komentar fotonya yang sedang memberi minum Gajah Yani yang mati beberapa hari lalu.

“Barusan kabar masuk. Gajah yang tadi pagi ditengok yang bernama Yani ini mati jam 18 an karena ini bonbin milik pribadi, saya akan pelajari dan cari upaya hukum. Sementara itu ayo lawan dengan #BoikotBonbinBDG,” tulis Emil.

()