Makasar, Aktual.co — Nasib naas menimpa sejumlah pekerja dalam kawasan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, tepatnya  di areal proyek pengerjaan Pembangunan Hanggar Balai Besar Kalibrasi Dilengkapi Apron dan Taxiway milik Kementerian Perhubungan Dirjen Hubda Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar.

Hal itu bermula sekitar pukul 09:28, Senin (9/10). Para pekerja yang sedang melakukan pemasangan rangka atap baja dengan melakukan pengelasan, tiba-tiba tiang penyangga rangka miring, sehingga mengakibatkan rangka atap bagian tengah patah lalu kemudian jatuh sehingga mengakibatkan beberapa pekerja yang berada dibawah tertimpa besi.

Dari kejadian tersebut, lima orang pekerja meninggal dunia dan 13 orang mengalami luka dan dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) Kantor Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, Tamarjaya membenarkan peristiwa robohnya hanggar Bandara Hasanuddin itu.

Tamarjaya mengatakan, bangunan tersebut dikerjakan oleh PT Nurjaya sejak 2014 dan ditargerkan rampung pada akhir 2015 ini. “Hanggar itu sementara dibangun. Korban ada pasang baja ada yang pasang bata. Ada yang tewas di tempat dua orang,” katanya ketika dikonfirmasi.

Otoritas bandara sendiri mengatakan bahwa yang paling bertanggung jawab atas insiden ini adalah pihak kontraktor

“Mereka yang harus bertanggungjawab atas rubuhnya hangger itu,” ujar Tamarjaya.

Artikel ini ditulis oleh: