Jakarta, Aktual.co —Markas Besar Kepolisian RI membenarkan adanya pengerahan puluhan anggota kepolisian ke gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu (14/1) dinihari. “Anggota Polda Metro Jaya, intruksinya dari Polda dan sudah koordinasi dengan KPK,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Komisaris Besar Rikwanto.
Rikwanto menjelaskan, sebanyak 30 anggota Sabhara Polda Metro dan 30 anggota Intel disiagakan di sekitar gedung KPK. “Mereka berjaga sampai pukul 05.30 tadi di KPK,” ujarnya. Penjagaan ini, Rikwanto melanjutkan, juga dilakukan di rumah Ketua KPK Abraham Samad dan calon Kepala Polri Komisaris Jenderal Budi Gunawan, yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
Menurut Rikwanto, pengerahan anggota ke gendung KPK ini merupakan inisiatif Polda Metro Jaya. Pengerahan puluhan polisi tersebut untuk mengantisipasi tindakan yang kemungkinan terjadi, setelah KPK menetapakan Budi Gunawan sebagai tersangka korupsi. “Takutnya ada reaksi dari masyarakat atau kelompok tertentu untuk berbuat tindakan apa saja yang kemungkinan terjadi. Jadi, antisipasi saja,” kata dia.
Namun demikian, petugas keamanan internal KPK menyatakan tidak tahu maksud kedatangan puluhan polisi itu. “Tidak ada koordinasi,” kata seorang satpam KPK. Sumber yang sama menjelaskan bahwa para polisi itu kemudian pergi meninggalkan KPK tanpa memberi penjelasan apapun.
Tidak berapa lama, datang lagi rombongan polisi berpakaian preman. Karena penasaran, satpam KPK menghampiri salah satu polisi itu. “Dia mengatakan dari Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya,” kata satpam tersebut.

Masuk
Selamat Datang! Masuk ke akun Anda
Lupa kata sandi Anda? mendapatkan bantuan
Disclaimer
Pemulihan password
Memulihkan kata sandi anda
Sebuah kata sandi akan dikirimkan ke email Anda.















