Malang, Aktual.co — Puncak perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Malang, akan ditutup dengan pembagian 6000 makanan lontong Cap Go Meh di Klenteng Eng Ang Kiong, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur.
Bonshu Anton, pimpinan spiritual Klenteng Eng Ang Kiong, menerangkan, Cap Go Meh merupakan rangkaian penutup Tahun Baru Imlek yang selalu dihadirkan setiap tahunnya di tempat peribadatan tersebut. Pantauan Aktual.co, di lokasi menunjukkan beberapa juru masak sudah disiapkan untuk memasak pada acara esok harinya.
“Cap Go Meh adalah hari akhir dalam tahun baru Imlek, seperti di Muslim setelah Idul Fitri ada acara Ketupatan,” kata Bonshu Anton.
Cap Go Meh yang dirayakan dengan acara lontongan ini, lanjut dia, merupakan sebuah akulturasi budaya, dimana masyarakat Kong Hu Cu masuk ke Indonesia melalui jalur budaya yang mampu bersinergi dengan budaya lokal.
“Kedatangan nenek moyang kami kesini sangat bersahabat, Lontongan ini kami melaksanakan kegiatan sosial antar umat beragama,” tegasnya.
Selain membuat 6000 lontong Cap Go Meh, pihak Klenteng juga mempersiapkan makanan Keneng, yaitu semacam Ketan untuk sesaji saat sembahyang.
Ketan yang memiliki karakteristik lengket, mempunyai filosofi kuat akan eratnya persahabatan antara warga Tionghoa dengan warga lokal.
“Di umat Muslim kalau acara kupatan juga ada makanan Lepet, filosofi itu sama dengan Klenteng ini,” terangnya.
Artikel ini ditulis oleh:















