Jakarta, Aktual.co —Pusat Kebudayaan Aceh dan Turki (PuKAT) memutar film tentang P Ramlee dalam tajung Kenang Rindu untuk P Ramlee. Pemutaran film itu akan dilakukan di Gedung Aceh Community (ACC) Sutan Selim II, Banda Aceh, Sabtu (22/11).  
Acara tersebut dilaksanakan di Aceh Community (ACC) Sultan II Selim Banda Aceh, akhir pekan ini. Film dokumenter itu diproduksi di Malaysia oleh sosiolog islam asal Istanbul Turki, Mehmet Ozay.
Acara itu untuk mengenang jasa P Ramlee yang berjasa mengangkat seni Melayu di dunia. P Ramlee adalah seniman besar Asia Tenggara yang berkarya di Tumasek (Singapura) dan Semenanjung (Malaysia). 
Dia merupakan putera asal Lhokseumawe, Aceh yang lahir di Pulau Pinang pada dekade awal abad 20. Karya-karyanya dalam bentuk film dan lagu telah melegenda yang akan terus dinikmati oleh orang-orang sepanjang zaman.
“Seniman-seniman di Asia Tenggara bisa belajar darinya bagaimana seharusnya sebuah karya dilahirkan serta mempersembahkan seluruh hidup untuk menghasilkan karya terbaik,” sebut Mehmet, Jumat (21/11). 
Ditambahkan, P Ramlee telah memberi pengaruh banyak dalam mengangkat nama Malaysia di dunia antar bangsa. “Kita ingin bagaimana orang Aceh bisa mengambil semangat berkarya dari sang legenda itu,” kata Mehmet Ozay.
Film dokumentari tentang P Ramlee itu, sebelumhya telah disiarkan sebuah stasiun televisi negara Turki. Setelah pemutaran film, sambung Mehmet, akan dilanjutkan diskusi tentang P Ramlee bersama Mehmet Ozay dan seorang pakar musik jazz Indonesia asal Aceh, Moritza Thaher. 
Sekolah Musik Moritza disebutkan akan menyanyikan beberapa lagu P Ramlee di dalam acara ini. “P Ramlee adalah maestro musik dunia,” kata Moritza Thaher.

(Andy Abdul Hamid)