Jakarta, Aktual.com-Tim Puslabfor Mabes Polri telah memeriksa secara awal di lokasi jatuhnya launcher girder crane di Jatinegara. Pengecekan insiden di proyek double-double track kereta api ini bakal dilanjutkan besok.

“Belum bisa menyimpulkan itu apa penyebabnya (jatuh). Besok dilanjutkan lagi,” jelas Kepala Bidang Balistik dan Metalurgi Forensik (Balmetfor) Puslabfor Mabes Polri Kombes Ulung Kanjaya kepada Media di lokasi, Minggu (4/2).

Tim Puslabfor berkerjasama dengan pihak tim KNKT melakukan pemeriksaan terhadap.insiden berdarah tersebut.

Pihaknya kata Ulung, belum menemukan barang bukti terkait jatuhnya launcher girder crane sekitar pukul 05.00 WIB. Dimana insiden ini mengakibatkan 4 orang tewas.

“Belum ada barang bukti. Besok mungkin baru diambil besok,” jelas dua.

Sementara itu Pihak Kementerian Perhubungan sebelumnya menyebut jika pengerjaan proyek rel kereta empat jalur ini sudah sesuai prosedur yang berlaku dan proyek tidak dikerjakan terburu-buru.

“Oh nggak ada (buru-buru), SOP tetap dijalani. Enggak ada istilah mau cepat,” jelas Direktur Keselamatan Perkeretaapian Kemenhub Edi Nursalam.

Sementara, empat orang tewas yakni Jaenudin (44) asal Karawang, Dami Prasetyo (25) asal Purworejo, Jana Sutisna (44) asal Bandung Barat, dan Joni (34) masih berada di RS Polri. Sekjen Kemenhub Sugihardjo menjelaskan proses administrasi terkait santunan bagi keluarga korban akan cepat dilakukan.

“Kami berkomitmen menangani proses ini dengan cepat sehingga keluarga yang sudah ditimpa musibah tidak lagi direpotkan dengan urusan administratif,” ujar Sugihardjo di RS Polri.

(Bawaan Situs)