Jakarta, Aktual.co — Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu gagal ditunjuk menjadi Direktur Jenderal Minerba meski dalam rating penilaian oleh Tim Penilai Akhir (TPA) dirinya mendapat angka tertinggi. Meski begitu, Said mengaku telah menerima baik keputusan TPA tersebut.
“Saya ikuti seleksi pajabat eselon I di Kementerian ESDM karena setelah saya selesaikan tugas selama lebih lima tahun di Kementerian BUMN, saya mendapatkan nasehat dari para teman-teman dan senior yang berintegritas agar ikut melakukan perbaikan pada pengelolaan migas dan tambang karena selama ini dinilai banyak kebocoran,” kata Said Didu dalam keterangan tertulisnya kepada Wartawan, Jakarta, Kamis (7/5).
Selain itu, dirinya juga mengaku merasa sejalan dengan Menteri ESDM Sudirman Said untuk melakukan pembenahan di Kementerian ESDM terkait pengelolaan tambang yang masih terdapat berbagai masalah abu-abu yang rawan ditafsirkan oleh “penguasa”.
Dikatakannya, semua proses seleksi sudah ia ikuti dengan penuh tanggung jawab terhadap nasehat teman-teman dan senior agar memberikan yang terbaik dengan hasil seleksi terbaik.
“Dengan ditetapkannya pejabat eselon I kementerian ESDM dan saya tidak terpilih maka saya hormati keputusan Bapak Presiden. Seperti sikap saya selama ini bahwa saya bukanlah pencari dan penikmat jabatan, insya Allah saya akan tetep berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara. Jujur saya tidak ada masalah sama sekali dengan ‘penolakan’ tersebut,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh: