Jakarta, Aktual.co —Pemprov DKI akan libatkan pedagang kaki lima (PKL) dalam acara peringatan hari jadi Kota Jakarta yang bertajuk ‘Lenggang Jakarta’ di Monas, Juni mendatang.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah Perdagangan (KUMKMP) DKI, Joko Kundaryo, mengatakan sebanyak 329 PKL sudah disiapkan. “Pada 17 April 2015 lalu kita sudah trial operation (uji coba). Launching-nya awal Juni,” kata dia, Senin (11/5).
Diikutsertakannya PKL itu, ujar dia, sekaligus sebagai percontohan penertiban PKL. Karena sejak awal tahun ini, mereka yang kebanyakan penjual makanan, tidak hanya dididik menyajikan makanan saja. Tapi juga diajarkan cara menyapa tamu, mengatur keuangan, sanitasi, higienis hingga cara berwirausaha.”Saat ini baru sekitar 40-an pedagang kuliner yang berjualan karena banyak dari mereka yang pulang kampung. Kita berikan batas waktu sampai 20 Mei untuk buka kios. Kalau tidak, kita anggap mereka mengundurkan diri,” ucap dia.
Sebagai percontohan, para pedagang yang ikut di lenggang Jakarta nanti juga bakal diterapkan sistem pembayaran non-cash.”Jadi pembeli semua belanja pakai kartu, Masing-masing pedagang sudah punya mesin EDC di kasir. Nanti kartu e-money tinggal digesek (swipe),” ujar Joko.
Artikel ini ditulis oleh:

















