Jakarta, Aktual.com-Kepolisian Turki telah mengamankan lima tersangka yang diduga sebagai anggota militan Islamic State (ISIS) di Istanbul. Kelimanya dituduh berencana untuk melakukan serangan saat referendum terjadi.

Dijadwalkan, referendum sendiri akan berlangsung di akhir pekan ini, dengan maksud untuk mencari tahu pendapat warga mengenai rencana perluasan kekuasaan dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

“Polisi menahan lima orang termasuk satu orang warga Tajikistan, melalui operasi di tiga distrik,” kata Kantor Berita Anadolu, seperti dikutip AFP, Jumat 14 April 2017.

“Mereka mengumpulkan data intelijen menjelang rencana penyerangan ‘sensasional’ pada Minggu 16 April,” tambah keterangan tersebut.

Namun tidak diketahui secara pasti seperti apa bentuk serangan yang dianggap sensasional tersebut.

Aparat keamanan Turki sendiri sudah menahan 19 orang tersangka anggota ISIS di Kota Izmir, pada Selasa 11 April lalu. Alasan penangkapan tuduhan berencana untuk melakukan sabotase pada saat pemungutan suara di referendum.

Imbauan serangan saat referendum sendiri disebarkan melalui Majalah Al-Naba, yang selama ini dianggap sebagai media corong ISIS. Mereka menuliskan untuk melakukan serangan terhadap lokasi pemungutan suara di Turki.

Artikel ini ditulis oleh:

Bawaan Situs