Jakarta, Aktual.co — Presiden Jokowi diharap memastikan jika reshuffle kabinet yang nantinya benar dilakukan, tak diintervensi kepentingan politik.
Reshuffle kabinet diharapkan nantinya tak justru menimbulkan masalah baru.
“Jangan-jangan orang tidak puas pada Jokowi, bukan pada menterinya,” kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti, di Jakarta, Minggu (24/5).
Dirinya mencurigai jika ada pihak-pihak dengan sejumlah kepentingan yang berusaha mendapat kekuasaan dari lemahnya pemerintahan Jokowi-JK.
“Bagaimanapun, partai politik selalu menjadi dominan. Jangan-jangan ini upaya untuk mengubah komposisi kementerian menjadi 60 persen parpol dan 40 persen nonparpol,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh: