Jakarta, Aktual.co — Kepala Staf Kepresidenan Luhut Panjaitan menemui pendemo yang berunjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, pada kamis (21/5) petang.
Luhut yang menaiki mobil demonstran, melalui pengeras suara mengatakan bahwa Presiden Jokowi akan menemui mahasiwa pada hari Senin (25/5) pekan depan.
“Kami sudah berdiskusi dengan teman-teman. Kalian punya pemikiran yang matang, perlu diapresiasi. Presiden mengatakan akan bertemu dengan rekan mahasiswa Senin,” kata Luhut.
Luhut menambahkan bahwa penyampaian aspirasi yang dilakukan mahasiswa kiranya bisa dilakukan dengan santun.
“Oleh karena itu semua yang kita lakukan dengan spirit, kesantunan sebagai rakyat Indonesia. Hidup mahasiswa,” ujarnya.
Luhut yang tak lama berorasi, ditemani oleh Seskab Andi Widjajanto. Tak beberapa lama setelah berbicara, dirinya kembali masuk ke dalam istana.
Diketahui, ribuan mahasiswa berunjuk rasa di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, hingga pukul 18.23 Wib.
Suasana sempat ricuh pada pukul 18.00Wib, ketika massa pendemo yang antara lain berasal dari Mahasiswa IMM, PMII, GPII dan PII, membakar ban dan keranda. Dua mahasiswa diamankan, namun orasi tetap berjalan.
Mereka menuntut Presiden Joko Widodo- Jusuf Kalla mundur dari jabatannya, karena dianggap gagal menyejahterakan rakyat.
Dari pantauan Aktual.co, gesekan terjadi saat mahasiswa membakar keranda dan ban, namun polisi langsung mencoba memadamkan.
Dalam orasinya, mahasiswa mengatakan Rezim Joko Widodo-Jusuf Kalla telah gagal.
“Karena menjual Indonesia ke asing. Sehingga harus mundur!” ujar salah seorang mahasiswa.
Selain itu, mereka juga menuntut diturunkannya harga BBM bersubsidi.
Artikel ini ditulis oleh:
















