Sambal yang bercampur dengan kaldu rica-rica terasa pedas pekat oleh rempah yang tercampur. Campuran sambalnya kurang lebih terasa dari cabai merah, cabai rawit, bawang putih, dan campuran jahe yang membuat lebih hangat.
Selain itu, rasa jeruk nipis juga sedikit terasa untuk mengurangi rasa amis daging entok. Satu porsinya rata-rata dijual dari Rp15 ribu sampai Rp20 ribu tergantung pada menu yang disajikan.
Dalam daging entok, sedikit terdapat lendir yang harus dibuang ketika dibersihkan, dan ditambahkan lumuran jeruk nipis untuk membuat daging entok tidak berbau amis.
Jono, pemudik dari Jakarta menuju Yogyakarta, mengatakan bahwa dirinya selalu singgah di kawasan Purwerejo untuk menyantab rica-rica entok tersebut.
Menurut dia, aroma dan rasa jahe yang khas dalam bumbunya yang membuat sedap dan ketagihan. Apalagi, jika disantap ketika malam hari atau istirahat mudik ataupun arus balik.
















