Jakarta, Aktual.co — Penelitian American Association for Cancer menunjukkan, bahwa mengonsumsi suplemen bukan untuk ‘mengekang’ atau mencegah kanker, namun sebenarnya malah justru menaikkan risiko kanker.
Secara khusus, para peneliti menyimpulkan, bahwa suplemen mengambil lebih dari tunjangan harian yang direkomendasikan seperti asam folat, vitamin E dan beta-karoten yang semuanya itu terbukti meningkatkan risiko kanker.
Penelitian tentang suplemen dan kanker dimulai dari 20 tahun yang lalu, ketika para ilmuwan mengamati bahwa orang yang makan lebih banyak buah dan sayuran cenderung bebas kanker.
Namun demikian, peneliti ingin mengetahui apakah mengambil dosis tambahan vitamin dan mineral akan mengurangi kemungkinan mengembangkan berbagai bentuk penyakit tersebut.
Mereka menemukan, bahwa dalam beberapa studi manusia, risiko kanker justru meningkat saat menggunakan suplemen.
Misalnya, suplemen beta-karoten cenderung menaikkan risiko penyakit jantung dan kanker pada orang yang merokok atau minum berat, dan asam folat-yang diduga membantu mengurangi jumlah polip di dalam usus.
Kami menyarankan, tentang cara untuk memastikan suplemen yang tepat.
Pertama, suplemen tidak untuk memperbaiki gizi yang buruk.
Gizi yang optimal itu beragam. Ini melibatkan keseimbangan yang tepat dan jumlah protein, lemak baik, karbohidrat sehat, serat, cairan, vitamin, mineral, dan antioksidan. Bermunculan multivitamin atau suplemen lainnya untuk mengatur makan yang berlebihan.
Kedua, lebih tidak selalu lebih baik.
Jika vitamin C membantu kekebalan, mungkin dosis tinggi akan menawarkan perlindungan lebih. Tapi, sebenarnya yang berlebihan pada semua nutrisi dapat menyebabkan risiko kesehatan.
Dosis suplemen vitamin C dapat menyebabkan, kram dan diare dan dalam kondisi tertentu, antioksidan ini dapat bertindak sebagai pro – oksidan dan dengan demikian memicu kerusakan DNA.
Apa pun yang Anda konsumsi dalam jumlah yang melampaui kebutuhan tubuh dapat membuat risiko.
Ketiga, alami bisa berbahaya.
Salah satu mitos yang sering didengar yaitu, bahwa zat alami tidak mungkin berbahaya. Jelas kelebihan bisa berbahaya, tetapi bahan alami juga dapat membawa risiko bahkan di dalam dosis moderat.
Intinya, tidak semua suplemen hanya buang-buang uang. Tapi, suplemen juga harus digunakan, sebagai suplemen untuk diet yang sehat secara keseluruhan, demikian FoxNews melaporkan.
Artikel ini ditulis oleh:

















