Jakarta, Aktual.co — Laju dolar AS yang sedang mengalami pelemahan terhadap Euro dan sejumlah mata uang lainnya, tak membuat Rupiah menguat. Di sisi lain, pelaku pasar pun kembali melepas Yuan dan berimbas pada Rupiah.
“Meski laju dolar AS sedang melemah, namun juga diikuti dengan penurunan pada Yuan,” ujar Kepala Riset dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.
Pada Rabu (13/5), Reza memprediksikan laju Rupiah di bawah target level support 13.125, yakni Rp13.215-13.198 (kurs tengah BI). Menurutnya, laju Rupiah kembali bervariatif sehingga membuat kembali peluang pelemahan lanjutan.
“Jika sentimen yang ada tidak cukup kuat untuk membuat laju Rupiah berbalik positif,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















