Jakarta, Aktual.co — Laju Rupiah kemarin kembali melanjutkan pelemahannya, seiring melemahnya laju Yuan pasca dirilisnya penurunan indeks manufakturnya. Selain itu, membaiknya laju inflasi dan neraca perdagangan Indonesia kurang mampu membawa perbaikan pada laju Rupiah.
“Pergerakan Rupiah pun sesuai dengan ekspektasi kami sebelumnya dimana masih akan melanjutkan pelemahannya,” ujar Kepala Riset dari Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada.
Lebih lanjut dikatakan Reza, Laju Dolar AS turun setelah merespon pelemahan pada pertumbuhan GDP di akhir pekan lalu. Namun, menurutnya pelemahan tersebut diimbangi dengan penurunan Yuan.
Pada Selasa (2/2), Reza memprediksikan Rupiah berada di bawah target level support 12.685, yakni Rp12.725-12.695 (kurs tengah BI).
“Bahkan sentimen positif pun tidak banyak berpengaruh pada laju Rupiah. Meski kami masih berharap pelemahan dapat terbatas namun, tetap cermati potensi pelemahan lanjutan,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka












