Karyawan memperlihatkan uang pecahan dolar Amerika Serikat di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Selasa (4/9/2018). Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS melemah menjadi Rp14.940 per dolar AS pada perdagangan hari ini. Indonesia punya sejarah pahit mengenai krisis moneter, yaitu yang terjadi 20 tahun silam, tepatnya pada 1998. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore ini melemah sebesar 80 poin menjadi Rp14.637 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.557 per dolar AS.

“Laju rupiah tertahan, namun masih dalam rentang yang wajar karena situasi dari dalam negeri cukup kondusif,” ujar Analis Valbury Asia Futures, Lukman Leong di Jakarta, Kamis (22/11).

Menurut dia, paket kebijakan ekonomi XVI membuat sebagian pelaku pasar uang cukup optimis terhadap fundamental ekonomi nasional sehingga stabilitas rupiah masih relatif terjaga.

“Memang saat ini dampak kebijakan yang dikeluarkan belum terasa, namun itu cukup memberi kepercayaan pasar, ada upaya dari pemerintah menjaga fundamental ekonomi di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi global akibat perang dagang,” katanya.

Ia mengharapkan paket kebijakan itu dapat memperbaiki defisit transaksi berjalan (Current Account Deficit/CAD) yang selama ini menjadi perhatian pelaku pasar.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid