Jakarta, Aktual.com – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (USD) pada perdagangan hari ini masih juga menunjukkan pelemahannya. Bahkan hari ini pelemahan rupiah kembali mau menembus level Rp13.600-an.
Mengutip Bloomberg hari ini, rupiah dibuka di posisi 13.574 atau melemah 41 poin dari penutupan kemarin di posisi Rp13.533. Bahkan terlihat laju terus menurun ke 13.582.
Menurut analis pasar uang Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, pergerakan rupiah yang masih di zona merah ini tak lepas dari belum adanya sentimen positif dari dalam negeri.
“Dari dalam negeri, belum adanya sentimen positif membuat laju rupiah masih di zona merah, pada USD sendiri sedang mengalami penurunan. Sangat disayangkan rupiah tak bisa mengambil keuntungan,” jelas Reza di Jakarta, Rabu (25/10).
Sebetulnya para pelaku pasar masih melakukan aksi tunggu terhadap kepastian pengganti Yellen sebagai Gubernur The Fed sesuai yang diinginkan Presiden Trump untuk melakukan penggantian kepemimpinan di The Fed. Hal ini membuat laju rupiah menurun.
“Makanya meski kemarin rupiah sempat menguat tipis ternyata tak mampu tahan ujian, sehingga kembali melemah dan cukup dalam,” jelas dia.
Tentunya berbagai sentimen akan mempengaruhi laju Rupiah pada perdagangan hari ini. “Diharapkan ada sentimen positif dari dalam negeri yang dapat membuat pertahanan Rupiah untuk bergerak positif,” kata dia.
Namun demikian, kata dia, diharapkan pelemahan dapat lebih terbatas dan tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat kembali menahan potensi penguatan Rupiah.
“Dengan kondisi pelemahan rupiah itu, diperkirakan support Rupiah akan bergerak pada kisaran 13.548 dan sudah terlewati. Sedang untuk resisten rupiah di angka 13.530,” pungkasnya.
(Reporter: Busthomi)
Artikel ini ditulis oleh:
Eka

















