Jakarta, Aktual.co — Moskow mengecam Kiev, yang dianggapnya telah melanggar gencatan senjata di Ukraina Timur, dan menuduh Kiev mengintensifkan serangan militer terhadap kelompok pemberontak.

“Hari ini jelas terlihat bahwa kesepakatan ini telah dilanggar mentah-mentah oleh pihak Ukraina,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia, seperti dikutip AFP, Jumat (7/11).

“Pada saat deeskalasi, Kiev mengintensifkan serangan di wilayah tenggara negara tersebut dengan menggunakan persenjataan berat, dan menimbulkan ribuan korban jiwa serta kerusakan berskala besar,” tambah pernyataan itu.

Perdana Menteri Ukraina, Arseniy Yatsenyuk mengatakan, ia ingin membicarakan krisis Ukraina dalam “format Jenewa”, merujuk pada pertemuan empat-penjuru pada April yang melibatkan Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Kesepakatan yang dicapai di Jenewa itu menyerukan kepada semua “kelompok bersenjata ilegal” di Ukraina untuk menyerahkan diri. Namun sejak itu, para pemberontak menyatakan kemerdekaan di kawasan Donetsk serta Lugansk dan lebih dari empat ribu orang tewas sejak pasukan Kiev berupaya merebut kembali kawasan tersebut.

“Melihat situasi saat ini, ada pertanyaan mengenai kepraktisan untuk kembali ke format yang tidak membawa hasil seperti yang diinginkan itu,” demikian Kemenlu Rusia dalam sebuah pernyataan.

()

()