Petugas Kepolisain memberhentikan mobil berpelat nomor ganjil saat pemberlakuan sistem ganjil genap di kawasan Lebak Bulus, Jalan Kartini, Jakarta, Senin (6/8/2018). Pemberlakuan sistem ganjil genap di kawasan lebak bulus diwarnai dengan penilangan puluhan mobil. Pengendara yang melanggar langsung dikenakan sanksi sebesar Rp 500 ribu. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, aktual.com – Sahabat Polisi Indonesia mendukung rencana Korlantas Polri untuk memberlakukan pelat nomor putih. Ketua Umum Sahabat Polisi Indonesia, Fonda Tangguh mengatakan pelat nomor putih akan mengefektifkan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang berlaku secara nasional pada awal April lalu.

“Kami mendukung perubahan pelat nomor menjadi pelat nomor putih ini. Sebab, tujuan akhirnya memang supaya masyarakat semakin tertib berkendara di jalan raya,” kata Fonda kepada awak media, Jum’at (20/5) kemarin.

Fonda pun mengingatkan masyarakat untuk tidak panik dan terlalu khawatir. Sebab, pihak kepolisian tetap memberi kelonggaran hingga masa berlaku pelat hitam habis.

“Jangan panik. Jangan khawatir. Pemberlakuan pelat nomor putih sementara ini diprioritaskan bagi kendaraan baru dan kendaraan lama yang pajaknya sudah mati 5 tahun,” ujarnya.

Tokoh Jawa Barat ini juga menghimbau masyarakat agar semakin memberikan kepercayaan kepada Polri. Fonda memastikan semua kebijakan Polri hanya bertujuan untuk melindungi dan mengayomi masyarakat.

(Megel Jekson)