Jakarta, Aktual.co — John Kerry, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Sabtu (18/10) telah bertolak ke Jakarta untuk menghadiri pengambilan sumpah Joko Widodo selaku presiden terpilih Indonesia.

Kerry akan menyaksikan langsung inaugurasi pengambilan sumpah kepresidenan Jokowi-JK serta arak-arakan syukuran rakyat itu akan berlangsung di Jakarta, pada hari Senin (20/10).

Bersama dia, akan hadir pula Tony Abbots, Perdana Menteri Australia, Lee Hsien Liong, PM Singapura, dan Najib Razak, PM Malaysia, serta sejumlah kepala negara dan pemerintahan negara sahabat Indonesia.

Selama berada di Jakarta, “Menlu juga akan mengadakan beberapa pertemuan bilateral dengan para mitra asing,” kata Psaki, juru bicara Kemenlu AS, di Washington, AS, sebagaimana diberitakan Reuters, pada Kamis (16/10).

Kerry akan memimpin delegasi sejumlah pejabat AS, termasuk Daniel Russel, pejabat tinggi Departemen Luar Negeri urusan Asia, dan Robert Blake, Duta Besar AS untuk Indonesia.

Terpilihnya Joko Widodo, jadi Presiden Indonesia, mendapat perhatian banyak media AS. Mantan eksportir mebel ini dinilai menapak populer lewat politik lokal sebagai wali kota Surakarta, dan kemudian Gubernur DKI Jakarta.

Jokowi juga dinilai sebagai pemimpin pertama Indonesia yang bukan berasal lingkaran kecil mantan militer maupun elit oligarkis yang memerintah Indonesia sejak kejatuhan Suharto pada 1998.

Kerry sendiri setelah menghadiri pelantikan Jokowi, dijadwalkan akan langsung terbang ke Jerman menghadiri peringatan 25 tahun runtuhnya Tembok Berlin.

Di Berlin, dia akan menemui Frank-Walter Steinmeier, Menteri Luar Negeri Jerman, membahas agenda, “masalah-masalah regional dan internasional,” kata Psaki.

Diplomat tertinggi AS yang selalu bepergian ke seluruh penjuru bumi itu baru saja kembali ke Washington pada Kamis dari perjalanan ke Kairo, Paris dan Wina. Dia terakhir mengunjungi Indonesia pada bulan Februari.

()

()