Banda Aceh, Aktual.co —  Anggota TNI terlibat kontak senjata dengan kelompok bersenjata di Desa Gitong, Kecamatan Grong-Grong, Pidie, Rabu (20/5) malam. 
Dalam penyisiran yang dilakukan aparat keamanan, ditemukan tiga anggota kelompok bersenjata dalam keadaan tewas. Mereka adalah Ibrahim Yusuf (42) warga Desa Ceurih Blang Mee Kecamatan Delima Pidie, Subki (32) warga Dusun Pulo, Aceh Utara dan terakhir yang ditemukan Yusliadi (37) warga Aceh Timur. Aparat juga menemukan barang bukti sepucuk senjata api jenis AK. 
Polisi menyatakan ketiganya tergabung dalam kelompok Din Minimi. Kapolres Pidie, AKBP Muhajir dihubungi per telepon, Kamis (21/5), menyebutkan awalnya anggota Kodim 0102 Pidie menerima laporan ada dua pria membawa senjata api, serta mengenakan baju loreng dan hitam di kawasan Grong-Grong. Informasi itu lalu ditindaklanjuti bersama anggota polisi dan mengepung kawasan itu.
Ketika aparat keamanan tiba dan mengendap, kelompok bersenjata mengetahui kehadiran aparat sehingga saling tembak tak bisa dihindarkan. Jenazah anggota kelompok bersenjata itu kini dibawa ke RSU Tgk Chik Di Tiro, Pidie.
“Pagi ini, kita terus menyisir lokasi kejadian,” ujarnya. 
Diperkirakan kelompok bersenjata itu berjumlah empat orang, dan yang telah ditemukan dalam keadaan tewas sebanyak tiga orang. “Pengejaran terus kita lakukan,” pungkasnya. 
Untuk diketahui, Din Minimi merupakan orang yang paling dicari aparat keamanan di Aceh saat ini. Dia diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan menggunakan senjata api di Aceh Timur, Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.

Artikel ini ditulis oleh: