Jakarta, Aktual.co — Sejumlah mahasiswa dan warga yang mengatasnamakan perwakilan Papua menggelar aksi demonstrasi di depan gerbang utama DPR RI, Rabu (4/2).
Mereka meminta Freeport untuk ditutup. Dalam aksinya, demonstran sempat bersitegang dengan salah seorang anggot DPR RI, Toni Wardoyo, yang berasal dari fraksi PDI Perjuangan.
Berdasarkan informasi yang diterima, awalnya, Toni ingin menemui para demonstran. Namun, belum sampai ke lokasi unjuk rasa, tanpa diketahui penyebab pasti, tiba-tiba sebagian massa aksi mengejar Toni Wardoyo, yang beruntung sudah lebih dulu masuk ke dalam halaman lingkungan parlemen.
“Sekitar Jam 14.10 WIB, tiga anggota DPR RI keluar, dua diantaranya Toni Wardoyo (PDIP) dan Nasrullah (PKB). Pada saat didepan dia tidak boleh orasi, sehingga masuk ke dalam. Dan terjadi pengeroyokan disertai pelemparan botol aqua, namun Toni dan rekan anggota lainnya sudah lebih dulu masuk ke dalam pagar parlemen,” ucap salah seorang saksi yang enggan mau disebutkan namanya, di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (4/2).
Alhasil, penyerangan yang terjadi itu pun menyasar petugas keamanan dalam (pamdal) DPR yang menjaga pintu pagar tersebut.
“Serangan menyasar ke pamdal yang langsung mengamankan dengan menutup pagar yang berada sebelah kiri gerbang utama tempat aksi berlangsung,” ucapnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Novrizal Sikumbang













