Pontianak, aktual.com – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Yopi Haryadi menyatakan Jamlang alias Dadang (20) yang yang tenggelam di Sungai Melawi, Kamis (27/2), ditemukan tewas.

“Mendiang ditemukan sekitar 500 Meter ke arah hulu sungai dari lokasi tenggelam,” kata Yopi Haryadi saat dihubungi di Pontianak, Kamis.

Ia menjelaskan pada pencarian hari kedua baru menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia, sekitar 500 meter ke arah hulu dari tempat korban hilang tenggelam sebelumnya.

“Kemudian korban kami evakuasi dan sudah diserahkan kepada keluarga,” katanya.

Sebelumnya, korban dikabarkan pada Rabu (26/2) sekitar pukul 12.00 WIB, hilang tenggelam di Sungai Melawi. Masyarakat dan keluarga korban sempat melakukan pencarian, namun usaha tersebut belum membuahkan hasil.

“Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, Rabu (26/2) sekitar pukul 16.00 WIB. Dan kemudian kami bersama tim gabungan lainnya langsung melakukan pencarian,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan ini berkat kerja sama semua pihak dan semua unsur yang terlibat.

“Untuk itu, kepada semua unsur yang terlibat saya selaku pribadi dan pimpinan mengucapkan terima kasih atas kerja sama dalam pencarian ini. Saya harap kerja sama yang baik ini dapat terus terjalin, sementara itu, kepada pihak keluarga semoga diberikan ketabahan dan semoga korban dapat diterima segala amal perbuatannya,” katanya.

Yopi menyebutkan beberapa unsur yang terlibat dalam proses pencarian ini adalah tim penyelamat dari Pos SAR Sintang berjumlah tiga personel dibantu dengan potensi SAR lainnya. “BPBD Melawi lima orang, Polsek, Koramil dan Puskesmas Nanga Pinoh masing-masing dua orang, staf desa Tanjung Niaga dua orang, potensi SAR Kabupaten Sintang tiga orang, masyarakat dan keluarga korban totalnya ada 10 orang.”

Dengan ditemukannya korban tersebut, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) dinyatakan selesai dan ditutup.

(Eko Priyanto)