Jakarta, Aktual.co — Atlet Indonesia dari cabang olahraga (cabor) atletik nomor lompat jauh, Maria Londa mengungkapkan pengalamannya latihan di pinggir pantai Legian, Bali.

Hal itu dilakukan oleh Maria, lantara tempat latihan yang disediakan oleh pemerintah tidak memenuhi standar internasional.

“Perasaannya antara senang dan tidak senang mas. Tapi yang jelas dengan tempat latihan yang seadanya, kita harus tetap semangat dan kerja keras,” kata Maria kepada wartawan saat ditemui di Hotel Atlet Century, Jakarta, Kamis (6/11).

Meski begitu, dengan keterbatasan sarana, Maria tetap bisa unjuk kebolehan di olahraga internasional. Buktinya, wanita berusia 25 tahun itu berhasil menyabet medali emas pada ajang Asian Games 2014 lalu.

Dengan prestasi yang diraihnya itu, dan dibarengi dengan keterbatasan sarana dan prasarana, Maria berharap pemerintah memperhatikan seluruh cabang olahraga yang ada di Indonesia. Ini diminta Maria, sebagai stimulus untuk meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di kancah internasional.

“Mudah-mudah dengan prestasi yang saya dapat, pemerintah bisa melihat kekurangannya. Karena bukan buat saya, tapi buat Maria-Maria yang lainnya,” harap Maria.

Pada Asian Games 2014 lalu, Maria sukses mencatatkan lompatan sejauh 6,55 meter. Hasil di Asian Games itu merupakan pertama bagi Indonesia di cabor atletik sejak 1998.

()

()