Jakarta, Aktual.com – Anggota Satpol PP bakal dilengkapi dengan senjata alat kejut listrik buat melindungi diri.

Disampaikan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), senjata itu diberikan untuk mencegah terulangnya jatuh korban dari anggota Satpol PP seperti di peristiwa penyerangan minggu lalu di Monas.

“Saya sudah minta satpol PP agar dipersenjatai alat kejut listrik. Biar pingsan saja mereka (perusuh). Kalau anda anarkis saya tembak,” ujar Ahok di Balai Kota, Senin (22/6).

Untuk perintah tembak, kata Ahok, menggunakan peluru karet dan itu merupakan lapis kedua.

“Kalau pakai listrik dia masih bawa golok ya dia kita tembak gas air mata. Kita sudah punya senjata itu. Kalau dia masih anarkis ya kita pakai peluru karet,” ujar dia.

Ahok menilai aksi penyerangan terhadap Satpol PP sudah tidak benar. Jika tidak terima, Pemprov kata Ahok, membuka pintu diskusi untuk mencari jalan keluar. Namun untuk PKL liar, Ahok menegaskan tidak ada lagi pintu diskusi.

“Kalau dia seenaknya gitu ya nggak bisa dong. Enak saja main aturan negara begitu saja,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh: