Jakarta, Aktual.co — Mantan Juru bicara Partai Demokrat Rachland Nashidik meminta Presiden Joko Widodo untuk segera memberi klarifikasi atas spekulasi tuduhan politik sangat serius yang dinyatakan Menterinya kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan sengaja dilakukan atas perintah Jokowi.

“Menteri ESDM Sudirman Said mengeluarkan tuduhan politik tanpa dasar kepada Presiden RI ke-6 setelah melapor kepada Presiden Jokowi. Hal yang menimbulkan pertanyaan tentang adanya restu Presiden,” ujar Rachland kepada wartawan di Jakarta, Selasa (19/5).

Sebelumnya, sambung dia, Presiden Jokowi secara terbuka menyampaikan informasi bohong tentang utang Indonesia kepada IMF. Kekeliruan memalukan yang dibantah oleh Gubernur BI, bahkan oleh menteri keuangannya sendiri.

“Fenomena yang berulang dan konsisten ini menimbulkan spekulasi bahwa Presiden Jokowi secara sadar mengembangkan pola politik bermusuhan dan memecah belah yang tidak terpuji,” tegasnya.

Ia menambahkan, dalam kekecewaan yang dalam, Partai Demokrat ingin dengan rendah hati mengingatkan bahwa, pertama, Presiden Jokowi perlu memiliki sense of urgency.

“Di hadapan fakta menurunnya angka pertumbuhan ekonomi dan kesulitan hidup rakyat saat ini, jauh lebih arif bila Presiden Jokowi memusatkan perhatian untuk menangani masalah-masalah yang mendesak itu, bukan sebaliknya membuat masalah-masalah baru yang tidak perlu,” ungkap dia.

Kedua, lanjutnya, demi efektivitas Pemerintahan dan dengan mengingat tipisnya selisih suara kemenangannya baik ketika menjadi Gubernur DKI maupun Presiden RI, Jokowi perlu mengembangkan sense of reality. “Rasa percaya diri berlebihan bisa menyeretnya menjauh dari kekuatan politik moderat yang sewaktu-waktu ia butuhkan untuk mendukung kebijakan-kebijakannya,” imbuhnya.

“Tiga, Presiden Jokowi perlu menghentikan dirinya dan juga para pembantunya dari kebiasaan politik buruk seperti menyebar informasi bohong, tuduhan tanpa dasar dan perilaku politik artifisial. Rakyat bisa menilai. Hal-hal tak terpuji tersebut bisa memberinya keuntungan beberapakali tapi sudah pasti tidak bisa selamanya,” tutup dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka