Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 10 karateka akan memperkuat timnas Indonesia menghadapi kejuaraan Piala Venesia di Venesia, Italia, 14 November 2014.

Pelatih timnas Indonesia, Mursalim Badoo, mengatakan 10 atlet tersebut berasal dari sejumlah daerah yakni DKI Jakarta (dua atlet), Jawa Barat (dua atlet), Jawa Timur (dua atlet) serta Bali, Nusa Tenggara Barat dan Sulsel dengan masing-masing satu atlet.

“10 atlet kita sudah fokus mematangkan persiapan di pelatnas. Kami juga akan terus memaksimalkan waktu yang tersisa untuk meningkatkan kemampuan seluruh atlet,” katanya saat dihubungi, Kamis (6/11).

Mengenai peluang Indonesia di kejuaraan tersebut, dirinya mengaku cukup optimistis. Selain diperkuat atlet yang punya pengalaman dan prestasi, juga karena hasil yang diraih tim Indonesia pada pelaksanaan sebelumnya yang cukup maksimal.

Meski peluang cukup terbuka, dirinya sebagai pelatih akan terus fokus mematangkan persiapan. Pihkanya juga berharap seluruh atlet terus fokus karena akan menghadapi lawan yang tentu saja memiliki kemampuan menjanjikan.

Karate merupakan cabang yang bukan terukur sehingga apapun bisa terjadi. Kondisi juga harus menjadi perhatian dirinya termasuk atlet agar bisa mempertahankan atau menimgkatkan pencapain yang sebelumnya.

“Seluruh atlet juga sudah mengunjungi Kedutaan Italia untuk masalah paspor dan administrasi lain. Kami berharap seluruh atlet bisa terus fokus agar semakin membuak peluang berprestasi,”jelasnya.

Pada kejuaraan Piala Venesia 2014, timnas Indonesia sukses merebut enam medali emas, tiga perak, dan delapan perunggu.

Adapun enam medali emas Indonesia saat ini diraih dari beberapa nomor yakni kumite beregu putra senior, kumite beregu putri senior, kata beregu putra senior, kumite perorangan senior kelas -50 kilogram, kumite perorangan senior putri kelas -61 kilogram, dan kumite perorangan senior putra kelas -60 kilogram.

Sementara untuk medali perak diraih pada nomor kata beregu putri senior, kumite perorangan senior putri kelas -68 kilogram, dan kumite perorangan putri usia di bawah 21 tahun (U-21) kelas -60 kilogram.

Adapun untuk perolehan delapan perunggu diraih pada nomor kata perorangan junior putri, kumite perorangan senior putra kelas -60 kilogram (2 orang), kumite perorangan senior putri di kelas -55 kilogram, kata perorangan senior putri.

Selain itu kumite perorangan senior putra -67 kilogram, kumite perorangan senior putra kelas -75 kilogram, dan kumite perorangan U-21 di kelas -78 kilogram.

()

()