Jakarta, Aktual.co —Tim Densus 88 Mabes Polri menyita sejumlah barang bukti, termasuk peluru saat menggeledah dua rumah tempat tinggal Roni, terduga teroris di Desa Krenceng, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Kepala Bidang Penindakan Densus 88 Kombes Polisi Ibnu Suhendra di Kediri, Jumat (18/1), mengatakan polisi memang sengaja melakukan penggeledahan untuk mencari sejumlah barang bukti karena ditemukan seperti peluru senjata api jenis revolver.
“Di rumah, kami menemukan satu peluru revolver ditaruh di dekat Al-Quran,” katanya kepada wartawan. Polisi menggeledah dua rumah dimana Roni pernah tinggal di rumah orang tuanya. Di tempat itu, polisi memeriksa sejumlah tempat serta menyita beberapa berkas, termasuk peluru.
Sementara, rumah yang kedua, yang digeledah adalah tempat Roni tinggal saat kecil yaitu, rumah neneknya. Jarak dari rumah orangtuanya sekitar dua kilometer. Di rumah itu, ditinggali kakek serta nenek Roni. Ibnu mengatakan, polisi sudah lama mengintai Roni.
Ia masuk dalam daftar pencarian orang, karena terlibat dalam sejumlah aksi teror yang dilakukan di Bima, NTB. Ia diketahui terkait jaringan Santoso, yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) teroris Poso. Selain teror, dalam melakukan aksinya, Roni dengan rekan-rekannya juga tidak segan melakukan pembunuhan, termasuk korbannya anggota polisi.
Pihaknya juga mengatakan polisi menembak Roni, sebab melawan saat akan ditangkap. Pelaku bahkan sempat melawan dengan menembakkan senjata sebanyak tiga kali, sehingga terpaksa dilumpuhkan. Namun, ia menegaskan anggota tidak ada yang terluka saat akan menangkap Roni. “Kronologinya, saat akan ditangkap, tersangka melakukan tembakan tiga kali ke anggota, sehingga anggota melumpuhkan dan mengenai bagian dada,” katanya.
Tim Densus 88 Mabes Polri menembak mati seorang terduga teroris di Dusun Nglarangan, Desa Krenceng, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Saat ini, jenazah yang bersangkutan masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara, Kediri, dan belum diambil keluarga.
Masuk
Selamat Datang! Masuk ke akun Anda
Lupa kata sandi Anda? mendapatkan bantuan
Disclaimer
Pemulihan password
Memulihkan kata sandi anda
Sebuah kata sandi akan dikirimkan ke email Anda.














