Jakarta, Aktual.com — Ribuan tindak pidana perjudian dari berbagai wilayah di Jawa Tengah selama tahun 2015 berhasil diringkus.

“Ada sebnayak 1.041 tersangka tersebut ditangkap dari 931 kasus perjudian yang diungkap selama tahun ini,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Gagas Nugraha di Semarang, Rabu (2/12).

Dia mengatakan, tindak pidana ini merupakan penyakit masyarakat. Sebagian besar sudah masuk persidangan. Dia menuturkan berbagai jenis judi yang marak terjadi antara lain judi dadu, togel, judi bola, serta judi “online”.

“Paling marak memang judi togel atau Singapura,” ujar dia.

Dia mengharapkan partisipasi masyarakat untuk mengawal pemberantasan praktik judi tersebut. Menurut dia, kepolisian tidak akan pandang bulu terhadap pelaku tindak pidana perjudian tersebut.

“Pengepul, pengecer akan kami tindak. Kalau memang mengarah ke bandar tentu akan ditangkap,” katanya.

Dari ratusan perkara judi tersebut, kata dia, polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah. “Barang bukti tersebut disita dan masuk dalam kas negara,” katanya.

Sementara itu para tersangka yang sudah ditangkap dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian.

(Ant)

(Wisnu)