Jakarta, aktual.com – Pemerintah diminta menindak tegas oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang melakukan pembelian senjata ilegal dari Amerika Serikat (AS).

Menurut pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago, senjata ilegal tersebut akan beresiko terhadap Presiden jokowi dalam hal pengawalan, karena tidak dijamin standar-nya.

“Bisa beresiko besar, apalagi terhadap pengamanan Presiden RI. Senjata itu kan kita enggak tahu sesuai standar atau tidak,” kata Pangi, Selasa (12/7).

Selain itu, hubungan antara Indonesia-AS bisa dipertanyakan oleh negara lain yang terkesan ‘ada main’ dalam pembelian senjata untuk Paspampres. (Baca:¬†Senjata Ilegal Oknum Paspampres, Luhut Serahkan ke Panglima TNI)

“Aturan kita nggak tegas apalagi hukumnya, bila dibandingkan dengan hukum di AS jauh berbeda dengan kita. Sekarang saja penjualnya sudah dihukum lima tahun penjara, sedangkan kita santai saja,” ucapnya.

()