Jakarta, Aktual.co — Laju Rupiah di akhir pekan lalu masih melanjutkan pelemahan seiring belum adanya sentimen positif. Kembali menguatnya laju dolar Amerika Serikat (AS) seiring respon positif terhadap menurunnya angka klaim pengangguran AS memberikan sentimen negatif bagi Rupiah.
“Kondisi global yang membuat laju dolar AS melonjak memberikan sentimen negatif bagi Rupiah sehingga mengakibatkan pelemahan lanjutan,” ujar Kepala Riset dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.
Pada Senin (11/5) Rupiah diperkirakan Teza berada di bawah target support 13.080, yakni Rp13.185-13.170 (kurs tengah Bank Indonesia). Menurutnya, masih adanya sentimen positif bagi dolar AS menjadi penghambat bagi Rupiah untuk berbalik positif.
“Waspadai adanya pelemahan lanjutan. Tetap cermati sentimen-sentimen yang ada dan potensi pelemahan lanjutan jika ada,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















