Semarang, Aktual.co — Presiden Chile, Michelle Bachelet merespon permohonan seorang gadis berusia 14 tahun yang memohon ingin bunuh diri. Permohonan bunuh diri kepada Presiden yang diunggah melalui media sosial menyedot perhatian publik dunia.
Bachelet langsung mengunjungi Valentina Maureira pada Sabtu (28/2) lalu, selama lebih dari satu jam di rumah sakit, setelah video gadis tersebut beredar dan mendorong perdebatan di Chile tentang euthanasia. Tampak juga Menteri kesehatan yang turut hadir.
Valentina didiagnosis menderita cystic fibrosis, ketika berusia 6 tahun. Kakaknya yang lebih tua meninggal karena penyakit yang sama.
Untuk diketahui, Cystic fibrosis adalah penyakit yang mengancam jiwa yang merusak paru-paru dan sistem pencernaan. Keluarga Valentina telah menyaksikan bagaimana penyakit ini bisa menyerang sistem tubub manusia.
Penderitaan Valentina di antaranya, muntah dan sakit kepala yang konstan, menurut penuturan ayahnya, Freddy Maureira.
Diberitakan sebelumnya, remaja ini me-posting video pada halaman Facebook-nya, meminta Bachelet untuk memungkinkan dia untuk mengakhiri hidupnya.
“Saya bosan hidup dengan penyakit ini,” kata Valentina dalam video tersebut.
“Silakan mengotorisasi suntikan sehingga saya bisa tidur selamanya,” demikian dilansir dari CNN.
.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden belajar secara detail tentang bagaimana kesehatan Valentina, yang kondisinya dilaporkan sedikit membaik.
Gadis itu mengucapkan terima kasih Bachelet untuk kunjungan. Ayahnya pun mengatakan dia berpegang pada harapan akan transplantasi paru-paru bagi kesehatan putrinya.
Sebelum kunjungan, Presiden menyatakan ketidakmungkinan akan bunuh diri serta mengabulkan permintaan gadis tersebut.
“Bahkan Presiden dapat menyetujui permintaan Valentina, karena hukum Chili tidak memungkinkan euthanasia, kata juru bicara Presiden Alvaro Elizaldo.
“Kementerian Kesehatan berada dalam kontak secara permanen dengan keluarga Valentina, dan kami akan memberikan semua dukungan emosional dan psikologis serta perawatan medis untuk memperbaiki kondisi hidupnya.”
Disamping itu, kasus Valentina telah menyebabkan tanggapan yang luar biasa di media sosial. Jutaan warga dunia melihat akun Facebook dan Twitter untuk membahas perdebatan tentang bunuh diri yang dibantu.
Artikel ini ditulis oleh:

















