Jakarta, Aktual.co — Menteri Desa Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi siang ini mendatangi Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara.

Tiba di KPK pukul 12.10 WIB Marwan diterima oleh Juru Bicara KPK, Johan budi, hanya sekitar setengah jam Kader Partai Kebangkitan Bangsa Itu telah selesai menyerahkan LHKPN.

Saat dikonfirmasi berapa jumlah harta yang dimilikinya, Marwan enggan menyebutkan, dan mengaku tidak ada penambahan harta sejak penyerahan LHKPN pada 2009 lalu.

“Sudah laporkan di dalam, nanti bapak-bapak didalam yang sudah tau semuanya, saya itu sudah melaporkan di DPR periode 2009 lalu dan  tidak ada penambahan,” kata Marwan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/11).

Dengan demikian, menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi, Marwan adalah menteri ke-16 yang telah menyerahkan LHKPN, Menteri terakhir yang menyerahkan adalah Menteri Ketenaga Kerjaan Hanif Dhakiri pada Senin (24/11).

Pada hari ini, Arya Wedakarna, Anggota Dewan Perwakilan Daerah perwakilan dari Bali, juga mendatangi Gedung KPK untuk menyerahkan LHKPN, Arya mengaku melaporkan jumlah hartanya yang berkisar sekitar 14 milyar rupiah.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu