Jakarta, Aktual.co — Militan Boko Haram telah menewaskan puluhan orang dan membakar rumah-rumah di kota Nigeria, dalam dua hari terakhir.
Dua penduduk setempat mengatakan gerilyawan mulai menembak tanpa pandang bulu dan membakar bangunan pada Selasa malam dalam serangan terhadap penduduk sipil.
“Aku melarikan diri dengan keluarga saya di mobil setelah melihat bagaimana Boko Haram telah membunuh orang. Saya melihat mayat di jalanan. Anak-anak dan perempuan, ada yang menangis minta tolong,” kata Mohamed Bukar, setelah melarikan diri ke ibukota negara Maiduguri, seperti dikutip dari Reuters.
Menurut hitungan oleh Dewan Hubungan Luar Negeri pada bulan November, pemberontak menewaskan lebih dari 10.000 orang pada tahun lalu. Hal ini dipandang sebagai ancaman bagi Nigeria, yang merupakan ekonomi terbesar Afrika.
Bupati Baga, Abba Hassan, mengatakan bahwa setidaknya 100 orang tewas ketika kelompok pertama mengambil alih kota di tepi Danau Chad.
Berdasarkan tayangan di televisi menunjukkan sejumlah warga sipil yang menunggu di jalan berpasir di pinggiran Baga untuk mendapatkan bus luar kota. Mereka membawa beberapa barang yang mereka diselamatkan, seperti tas pakaian dan menggulung kasur.
Sebuah sumber kelompok hak asasi di Maiduguri mengatakan sekitar 10 perempuan yang menyelinap keluar dari Baga, beberapa hari setelah serangan pertama, melaporkan bahwa anak perempuan mereka yang berusia 10-20 telah diculik.
Artikel ini ditulis oleh: