Jakarta, Aktual.co — Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto mengatakan jika dirinya siap bila mana diminta mengklarifikasi kepada Komite Etik KPK, terkait pertemuan antara Abraham Samad dengan elit PDI Perjuangan.
Dikatakan Andi kepada wartawan di depan ruang Komisi II DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (4/2).
“Jika komite etik KPK membutuhkan klarifikasi saya sebagai bagian dari tim (transisi Jokowi-JK) maka saya siap,” ucap dia.
Tak hanya ke Komite Etik, Andi juga mengatakan juga siap bila diminta untuk memberikan klarifikasi ke Bareskrim Mabes Polri. Kendati demikian, dirinya enggan menjelaskan soal apa yang diketahuinya, sebab hal itu terkait masalah kelembagaan sehingga dirinya akan memberi klarifikasi kepada institusi sebelum menyampaikannya ke publik. “Ini masalah etika kelembagaan, maka sebaiknya saya memberi klarifikasi kepada KPK sebelum menyampaikan ke publik,” seru dia.
Selain itu, Andi juga membantah kehadirannya dalam pertemuan antara elit PDI-P dengan Ketua KPK Abraham Samad di kediaman Abraham di Pulo Mas.
Dia menjelaskan posisinya saat di tim transisi Jokowi-JK membantu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk menyaring calon wakil presiden. “Pak Samad (Abraham Samad) masuk dipertimbangkan sebagai cawapres namun kesulitan kami saat itu soal etika kelembagaan KPK,” tandasnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Novrizal Sikumbang

















