Jakarta, Aktual.co — Sidang lanjutan perkara dugaan kekerasan seksual yang dilakukan 5 petugas kebersihan Jakarta International School (JIS) kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (22/10).
Dalam agenda sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengahadirkan saksi BAP dari dokter forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
“Rencana sidang jam 11.00 wib sudah hadir. Dengan agenda pemeriksaan saksi BAP dari forensik di RSCM,” kata pengacara Virgiawan Amin dan Agun Iskandar, Saut Irianto Rajagukguk, saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (22/10).
Seperti sidang sebelumnya, persidangan bisa batal digelar, bila saksi tidak hadir. Meski begitu pihaknya akan menghadirkan saksi meringankan untuk para terdakwa. Rencannya hari ini dijadwalkan akan menghadirkan dr Oktavinda Safitry SpF dari RSCM sebagai saksi.
“Kita hadirkan saksi meringankan juga. Tapi, kalau saksi-saksi nga hadir sidang bisa batal, kemarin Senin (20. Oktober) sidangnya batal karena jaksa tidak bisa hadirkan saksinya rencannya 3 saksi dari RSCM,” ujarnya.
Saksi meringankan yang dihadirkan penasehat hukum terdakwa diantaranya yakni ahli kesehatan, ahli psikologi anak, ahli penyidikan dan saksi meringankan lainnya.
Seperti diketahui, dalam kasus JIS, 5 petugas kebersihan JIS ditetapkan sebagai terdakwa yaitu Agun Iskandar, Virgiawan Amin, Zainal Abidin, Syahrial dan Afrisca. Satu lagi petugas kebersihan yang juga dituduh terlibat dalam kasus ini yaitu Azwar, meninggal ketika dalam penyidikan Polda Metro Jaya. Dari JIS sendiri polisi telah menetapkan 2 guru sekolah elit itu sebagai tersangka. Ke 2 guru itu pun sudah ditahan di Polda Metro Jaya.

()

(Nebby)