Surabaya, Aktual.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelontorkan dana Rp1,94 miliar untuk membangun saran dan prasarana desa di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya dalam keterangan persnya di Surabaya, Minggu (23/8), mengatakan bantuan pembangunan sarana dan prasarana desa itu merupakan wujud kepedulian perusahaan untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan pemulihan ekonomi dan memperlancar aktivitas masyarakat.

Ia menjelaskan tentang tujuan penyaluran dana itu yang untuk mendukung program pemerintah dalam Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional dan program Exit Strategy berupa pembukaan ekonomi secara bertahap terkait dengan adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi COVID-19.

Ia merinci bantuan di Jawa Tengah di antaranya pembangunan talud irigasi Dusun Wonorejo dan pagar kolam renang Dusun Krajan, Desa Tanjungharjo, Kabupaten Grobogan.

“Pembangunan talud irigasi di Desa Tanjugharjo memiliki peran penting untuk pengairan sawah dan pencegahan banjir bagi warga, dengan demikian secara tidak langsung akan meningkatkan penghasilan masyarakat terutama di masa pandemi COVID-19 saat ini,” ujar dia.

Peningkatan jalan desa dan drainase Desa Bantarpanjang dan pembangunan talud Desa Penyarang, Kabupaten Cilacap.

Di Jawa Timur, dilakukan pembangunan sarana ibadah kelompok masyarakat An-Nur Sampang, Madura. Pembangunan peningkatan infrastruktur jalan Desa Jatirejo, Kabupaten Pasuruan.

Selain itu, pembangunan jalan rabat beton, tembok penahan tanah dan pembangunan penerangan jalan umum di Kecamatan Besuki, Kabupaten Probolinggo serta Pembangunan Masjid Mangunan Al Bukhori Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo.

Edy Saraya mengatakan seluruh aktivitas dalam pembangunan sarana dan prasarana dikerjakan secara padat karya dengan melibatkan warga desa, saat ini aktivitas padat karya tunai menjadi salah satu bagian penanggulangan dampak pandemi COVID-19.

Kepala Desa Tanjungharjo Kabupaten Grobogan, Sugiyono, mengapresiasi dan bersyukur dengan adanya bantuan perbaikan umum untuk desanya. Bantuan yang diterima dari SIG digunakan untuk pembangunan talud irigasi sepanjang 300 meter.

“Bantuan ini sangat berarti bagi warga desa kami, disamping untuk mengairi sawah, pembangunan talud irigasi juga berfungsi untuk menampung limpahan air di musim penghujan sehingga tidak lagi menggenangi rumah masyarakat seperti yang terjadi selama ini,” tuturnya.

Ia berterima kasih kepada SIG atas program bantuan itu.

“Terima kasih atas kepedulian SIG, dimasa pandemi COVID-19 membuat sebagian warga Desa Tanjungharjo kehilangan mata pencaharian. Dalam pembangunan ini sebanyak 58 warga desa kami libatkan, mereka sebelumnya bekerja di Jakarta sebagai tenaga konstruksi, tukang ojek dan sektor informal lainnya. Pandemi COVID-19 ini membuat mereka kehilangan pekerjaan sehingga memutuskan untuk kembali pulang ke kampung,” kata dia.(Antara)

(Warto'i)