Jakarta, Aktual.co — Indonesia dalam turnamen bulu tangkis Yonex Superseries Premier All England 2015 di Birmingham, masih mengandalkan dua gandanya, yakni ganda putra dan ganda campuran untuk meraih gelar juara.
“Harapan PBSI masih bertumpu pada pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir,” ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Rexy Mainaky usai diskusi bulu tangkis bertajuk “Kebangkitan Klub Bulu Tangkis di Indonesia: Jalan Strategis Menuju Olimpiade 2016” di Jakarta, Selasa (3/3) malam.
Saingan terberat Indonesia pada dua nomor tersebut, kata mantan pebulutangkis yang merebut medali emas di Olimpiade Atlanta 1996 bersama Ricky Subagja itu, yakni Denmark dan Tiongkok, masih bisa diantisipasi dua pasangan ganda tersebut.
“Pemain kita sudah tahu kekuatan Denmark dan Tiongkok, karena mereka masih bertumpu pada pemain yang sama, jadi saya rasa mereka sudah tahu satu sama lain untuk mengantisipasinya,” kata Rexy.
Selain itu, PBSI kata Rexy, juga mengandalkan pada dua ganda putri pelatnas yakni Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari dan Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia Pradipta, untuk bisa mencapai delapan besar.
“Setidaknya mereka mencapai delapan besar untuk memperbaiki ranking mereka dalam pengumpulan poin di Olimpiade,” ungkapnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















