Jakarta, Aktual.com – Pemerintah berencana menawarkan empat wilayah kerja (WK) migas non konvensional yang berlokasi di sekitar Sumatera dan Kalimantan.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM IGN, Wiratmaja Puja menjelaskan, penawaran ini akan dilakukan pada bulan Mei dengan menggunakan kontrak bagi hasil skema gross split.

“Rencana kita mau menawarkan Empat WK,” Wirat dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (2/4).

Sebelumnya pada penawaran WK migas non konvensional tahun 2016, dari 3 WK yang ditawarkan yaitu GMB Raja, GMB Bungamas dan MNK Batu Ampar, tidak ada investor yang berminat.

Sebab itu, dengan skema bagi hasil gross split, Wirat berharap mampu memacu minat kontraktor migas dan industri penunjang dalam usaha eksplorasi dan eksploitasi.

Selain itu, gross split juga diyakini aka mendorong bisnis proses kontraktor hulu migas (KKKS) dan SKK Migas menjadi lebih sederhana dan akuntabel. Dengan demikian, sistem pengadaan (procurement) yang birokratis dan perdebatan yang terjadi selama ini menjadi berkurang.

(Laporan: Dadangsah Dapunta)

(Dadangsah Dapunta)

(Eka)