Beranda Regional Jakarta Raya Soal Kasus Prank, BPI KPNPA Desak Polisi Segera Tersangkakan Baim Wong

Soal Kasus Prank, BPI KPNPA Desak Polisi Segera Tersangkakan Baim Wong

Tampak artis Baim Wong bercanda dengan Velove Vexia anak OC Kaligis saat sidang pembacaan pembelaan (pledoi) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (25/11/2015). Dalam sidang pembacaan pembelaan (pledoi) OC Kaligis sebahagian artis memberikan dukungan kepada Velove Vexia agar selalu kuat dan tegar apa yang telah menimpa ayahnya.

Jakarta, aktual.com – Ketua umum organisasi masyarakat BPI KPNPA, Tubagus Rahmat Sukendar mempertanyakan kelambanan penanganan perkara konten prank Baim Wong yang ditangani Polres Jakarta Selatan. Dirinya pun membandingkan penanganan perkara penghinaan artis Dewi Perssik yang dinilai jauh lebih cepat.

“Ini ada apa, kok lamban sekali penanganannya? Bisa-bisanya kasus penghinaan artis diproses jauh lebih cepat dibandingkan penghinaan terhadap institusi Polri. Saya serius menanyakan ini kepada para penyidik Polres Jaksel yang menangani kasus ini,” kata dia dalam keterangan yang diterima aktual.com, Jum’at (2/11) pagi.

Rahmat pun meminta Polres Jakarta Selatan untuk serius menangani perkara Baim Wong ini. Alasannya kasus ini sudah menjadi perhatian masyarakat luas. Penanganan yang keliru dan tidak serius, ungkapnya, hanya menambah persepsi bahwa penegakan hukum yang dilakukan Polri memang berpihak kepada mereka yang kaya.

“Kelambanan dan ketidakjelasan penanganan perkara ini hanya menambah keraguan publik atas penegakan hukum yang semestinya tidak pandang bulu. Hati-hati, kasus ini sudah menjadi perhatian publik,” ujar dia.

Menurut aktivis senior ini, Baim Wong sudah layak ditetapkan menjadi tersangka pembuat laporan palsu seperti yang diatur dalam pasal 202 KUHP. Terlebih, semua prasyarat atas penetapannya sebagai tersangka sudah cukup terpenuhi.

“Penyidik mau menunggu apalagi, semua syarat untuk mentersangkakan Baim sudah terpenuhi. BPI KPNPA akan mengadukan hal ini ke Kapolri dan bagian Propam jika tak ada kejelasan penanganan perkara,” tuturnya.

Seperti diketahui, pasangan artis Baim Wong dan Paula Verhoeven dilaporkan ke Polres Metro Jaksel lantaran membuat konten prank KDRT yang dibuat keduanya. Organisasi Sahabat Polisi Indonesia secara resmi melaporkan keduanya dengan tuduhan membuat laporan palsu seperti yang diatur dalam Pasal 202 KUHP.

(Megel Jekson)