Jakarta, Aktual.Com-Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Syafi’i mengatakatan bahwa tudingan mantan Ketua KPK Antasari Azhar yang ditujukan kepada Presiden RI Ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bahwa dirinya merupakan korban kriminalisasi, yang dilontarkan jelang pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta sangat kental aroma politiknya.
“Kalau itu saya berani mengatakan tidak tertutup kemungkinan (aroma politik). Tidak tertutup kemungkinan bahwa ungkapan bahwa dia dikriminalisasi sehari sebelum Pilkada itu, itu bermotif politik, tidak tertutup kemungkinan,” kata Syafi’i, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/2/2017).
Menurut Romo Syafi’i, respon yang diberikan SBY melalui kuasa hukumnya dengan mengambil tindakan melaporkan Antasari Azhar ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada kedua belah pihak tersebut.
“Itu juga hak dari Pak SBY, hak dari Partai Demokrat berarti kan dia ingin meyakinkan secara hukum bahwa mereka tidak pernah melakukan kriminalisasi, jadi ini biasalah ya saling mengadukan, tapi keputusannya di tangan penyidik siapa yang benar,” ujar dia.
“Namun, sebaiknya ya memang mereka menyelesaikannya dengan cara-cara yang smoth lah, itu aja. Tpi saya tidak menyalahkan juga proses yang ditempuh Antasari dan juga antisipasi yang dilakukan Pak SBY, karena secara hukum kan warga negara ini sama- sama memiliki kedudukan hukum dan pemerintah,” tandas politikus Gerindra itu.
Pewarta: Novrizal Sikumbang
Artikel ini ditulis oleh:
Bawaan Situs















